Setelah resmi meluncur di GIIAS 2026, banyak yang penasaran: seperti apa sebenarnya sosok Chery J6T CSH ini? Apakah sekadar J6 yang ditempeli mesin bensin, atau benar-benar model berbeda? Ternyata jawabannya yang kedua. Berikut bedah lengkapnya untuk Anda di Purwokerto, Cilacap, dan sekitarnya yang sedang menimbang SUV elektrifikasi baru ini.

Bukan Sekadar J6 Versi Hybrid

Sedikit latar belakang menarik: J6T CSH sebelumnya sudah lebih dulu mengaspal di Thailand dengan nama J6T REEV, dan secara basis merupakan pengembangan dari iCar 03T. Untuk pasar Indonesia, Chery sengaja memakai identitas CSH (Chery Super Hybrid) agar selaras dengan penamaan lini hybrid-nya yang sudah dikenal lewat Tiggo series.

Vice Country Director Chery Business Unit, Budi Darmawan Jantania, menyebut kehadiran model ini didorong kepercayaan konsumen terhadap J6 — yang selama ini hanya tersedia sebagai SUV listrik murni. Kini keluarga J6 punya pilihan penggerak baru.

Desain: Aura Petualang yang Lebih Agresif

J6T CSH tetap mempertahankan siluet kotak (boxy) khas J6 yang sedang jadi tren SUV off-road modern. Bedanya, tampilannya dibuat jauh lebih gagah: overfender tebal, bumper depan-belakang yang didesain ulang, dan berbagai aksen eksterior bergaya petualang. Sosok yang pas untuk karakter jalan beragam di wilayah kita — dari perkotaan Purwokerto sampai rute pegunungan Wonosobo dan Banjarnegara.

Dimensi: Lebih Panjang, Lebar, dan Tinggi

Dibanding J6 standar (narrow body), ukurannya naik kelas di semua sisi:

  • Panjang: 4.503 mm (+97 mm)

  • Lebar: 1.950 mm (+40 mm)

  • Tinggi: 1.785 mm (+70 mm)

  • Wheelbase: 2.783 mm (+68 mm)

Wheelbase yang lebih melar berarti ruang kabin lebih lega — nilai penting untuk keluarga di Kebumen, Purworejo, atau Tegal yang sering menempuh perjalanan antarkota bersama.

Dapur Pacu: Mesin Bensin yang Tidak Pernah Menggerakkan Roda

Ini bagian paling unik. J6T CSH memang punya mesin bensin 1.500 cc turbo bertenaga 154 tk dan torsi 220 Nm — tapi mesin itu tidak pernah menyentuh roda. Tugasnya murni sebagai generator pengisi baterai LFP CATL berkapasitas 33,6 kWh, sementara penggerak sepenuhnya dilakukan motor listrik. Hasilnya: sensasi berkendara mobil listrik yang halus dan responsif, tanpa ketergantungan pada charging station — solusi ideal untuk daerah yang infrastruktur pengisiannya masih berkembang seperti Pemalang, Batang, atau Temanggung.

Soal jarak tempuh dan fitur unggulannya seperti V2L 6.000 Watt, kami sudah membahasnya lengkap di artikel peluncuran J6T CSH sebelumnya. (← link ke artikel /blog/chery-j6t-csh-meluncur-giias-2026-jarak-1000-km)

Harga dan Cara Pre-Book

Harga resmi belum diumumkan — "Harga belum, menyusul ya," kata Budi singkat di ICE BSD. Namun pemesanan awal sudah resmi dibuka. Untuk konsumen area plat R (Purwokerto, Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara), plat AA (Magelang, Kebumen, Purworejo, Temanggung, Wonosobo), dan plat G (Pekalongan, Tegal, Brebes, Pemalang, Batang), tim Chery Purwokerto siap membantu proses pre-book, estimasi harga, hingga simulasi kredit. Hubungi kami sekarang dan jadilah yang pertama merasakan SUV petualang terbaru Chery ini!