Chery Siapkan Omoda O4 dan Chery Q di GIIAS 2026, Siap Tantang Geely EX2, Jaecoo J5, dan BYD Atto 1

Setelah sukses memasarkan Chery E5 dan J6 sebagai lini mobil listrik murni pertamanya di Indonesia, Chery dikabarkan belum berhenti melebarkan portofolio kendaraan ramah lingkungannya. Di ajang GIIAS 2026, merek asal Tiongkok ini disebut-sebut bakal membawa tambahan model BEV baru dari lini Omoda, sekaligus memperkuat posisinya di segmen mobil listrik compact lewat Chery Q.

Kehadiran deretan model baru ini otomatis membuat peta persaingan mobil listrik di Indonesia — mulai dari segmen SUV hingga hatchback — semakin ramai, dengan nama-nama seperti Geely EX2, Jaecoo J5 EV, dan BYD Atto 1 yang sudah lebih dulu bercokol di kelasnya masing-masing.

E5 dan J6 Jadi Modal Awal, Tapi Belum Cukup

Selama ini, Chery mengandalkan kombinasi lini PHEV Tiggo CSH series dan dua model BEV-nya, E5 dan J6, untuk bersaing di pasar mobil ramah lingkungan Tanah Air. Tiggo CSH secara konsisten menempati posisi tiga besar penjualan, sementara E5 dan J6 masih naik-turun di kisaran 20 besar. Dengan makin banyaknya pemain baru yang menawarkan model serupa, mengandalkan dua model BEV saja dinilai belum cukup untuk mempertahankan pangsa pasar.

Omoda O4: Kandidat Kuat SUV Listrik Baru dari Chery

Salah satu model yang digadang-gadang bakal meluncur di GIIAS 2026 adalah Omoda O4 (Omoda 4), SUV listrik yang sebelumnya sudah diperkenalkan di pasar Tiongkok namun belum dipasarkan di negara lain. Jika benar hadir di Indonesia, spesifikasinya diperkirakan tak jauh berbeda dari versi global, dan bukan tidak mungkin akan dirakit secara lokal — meski hal ini masih menunggu kepastian resmi saat peluncuran.

Kehadiran Omoda O4 juga memunculkan spekulasi soal masa depan Omoda sebagai identitas merek tersendiri, mengikuti jejak Jetour, Jaecoo, iCar, dan Lepas yang sudah berdiri sebagai merek mandiri di bawah payung besar Chery Group. Skenario ini akan membuat persaingan semakin menarik, mengingat Jaecoo sendiri sudah punya line-up SUV listrik dan hybrid yang aktif bersaing di kelas serupa, termasuk Jaecoo J5 EV yang dibanderol mulai Rp 279,9 juta.

Chery Q: Hatchback Listrik Pertama, Langsung Hadapi Geely EX2 dan BYD Atto 1

Selain SUV, Chery juga tengah menyiapkan Chery Q, hatchback listrik pertamanya untuk pasar Indonesia. Meski harga resminya belum diumumkan, bocoran menyebut model ini akan dibanderol mulai Rp 200 jutaan — segmen yang sudah lebih dulu diramaikan oleh:

  • Geely EX2 (Pro dan Max), lawan berat yang juga bersaing di segmen SUV/hatchback listrik compact

  • BYD Atto 1, yang kian laris dan menjadi salah satu pemain dominan di kelas EV terjangkau

  • Model-model lain seperti Wuling Air EV, Seres E1, dan Changan Lumin yang juga bermain di rentang harga sama

Kehadiran Chery Q menandai langkah Chery keluar dari zona nyaman SUV, mengingat hampir seluruh model yang dipasarkan mereknya di Indonesia selama ini berbentuk SUV. Langkah ini juga sejalan dengan strategi kompetitor seperti Geely dan Jaecoo yang mulai memperluas pilihan bodi kendaraan listriknya di luar SUV konvensional.

Peta Persaingan yang Makin Ketat di GIIAS 2026

Dengan potensi kehadiran Omoda O4 dan Chery Q sekaligus, GIIAS 2026 diprediksi menjadi ajang penting untuk melihat bagaimana Chery Group — termasuk sub-brand Jaecoo dan Omoda — memposisikan diri melawan Geely dan BYD di dua segmen berbeda:

SegmenModel Chery GroupKompetitor UtamaSUV ListrikOmoda O4 (kandidat baru)Geely EX2, Jaecoo J5 EVHatchback Listrik CompactChery QGeely EX2, BYD Atto 1

Belum ada kepastian apakah Omoda akan dijual sebagai merek independen atau tetap di bawah nama Chery, namun yang jelas, konsumen Indonesia akan disuguhi lebih banyak pilihan mobil listrik di rentang harga yang semakin bersaing menjelang akhir 2026.


Artikel ini disusun berdasarkan rangkuman informasi dari RiderTua.com (19 Juli 2026) mengenai rencana Chery di GIIAS 2026, dilengkapi konteks perbandingan dengan kompetitor di segmen SUV dan hatchback listrik Indonesia.